Ajakan Kolaborasi dan Peran Media
Sjafrie menekankan pentingnya realitas dan keterbukaan dalam melihat situasi negara. Ia juga meminta peran aktif insan pers untuk membantu pemerintah melalui pemberitaan yang informatif, sebagai bentuk pembelaan terhadap hak rakyat.
"Kalau negara sulit, yang paling sulit itu rakyat. Karena keberpihakan kita terhadap rakyat harus kita tunjukkan secara moral dan tindakan," jelasnya.
Identitas Tokoh dan Lokasi Pertemuan Dirahasiakan
Saat ditanya mengenai identitas tokoh yang hadir, Sjafrie mengaku tidak mengetahui atau lupa nama-namanya. Namun, ia menegaskan bahwa tokoh-tokoh tersebut menyatakan komitmen untuk mengedepankan kedaulatan rakyat.
"Yang saya tahu bahwa tokoh-tokoh itu menyatakan bahwa sekarang waktunya kedaulatan rakyat kembali," sambungnya.
Sjafrie juga enggan membeberkan lokasi spesifik pertemuan malam itu, hanya menyebutnya terjadi "di suatu tempat" dan menyerahkan kepada media untuk mengetahuinya.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019