Ajakan Kolaborasi dan Peran Media
Sjafrie menekankan pentingnya realitas dan keterbukaan dalam melihat situasi negara. Ia juga meminta peran aktif insan pers untuk membantu pemerintah melalui pemberitaan yang informatif, sebagai bentuk pembelaan terhadap hak rakyat.
"Kalau negara sulit, yang paling sulit itu rakyat. Karena keberpihakan kita terhadap rakyat harus kita tunjukkan secara moral dan tindakan," jelasnya.
Identitas Tokoh dan Lokasi Pertemuan Dirahasiakan
Saat ditanya mengenai identitas tokoh yang hadir, Sjafrie mengaku tidak mengetahui atau lupa nama-namanya. Namun, ia menegaskan bahwa tokoh-tokoh tersebut menyatakan komitmen untuk mengedepankan kedaulatan rakyat.
"Yang saya tahu bahwa tokoh-tokoh itu menyatakan bahwa sekarang waktunya kedaulatan rakyat kembali," sambungnya.
Sjafrie juga enggan membeberkan lokasi spesifik pertemuan malam itu, hanya menyebutnya terjadi "di suatu tempat" dan menyerahkan kepada media untuk mengetahuinya.
Artikel Terkait
Kaesang Pangarep Menangis di Rakernas PSI, Janji Perjuangan Habis-habisan untuk Menangkan Pemilu 2029
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Kontroversi Tanggal Lulus Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Versi Berbeda di Video Resmi
TPUA Klaim Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Resmi Bergabung Kubu Jokowi: Kronologi Lengkap