Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI: Tanda Tekanan Berat di Pasar Modal?
Pengunduran diri secara bersamaan empat pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menimbulkan pertanyaan besar mengenai kondisi dan tekanan di pasar modal Indonesia.
Kecurigaan Terkait Masalah Free Float
Ekonom Universitas Brawijaya, Noval Adib, menilai peristiwa ini bukan hal biasa. Mundurnya para petinggi tersebut diduga kuat berkaitan dengan persoalan struktural yang berat, khususnya isu free float yang harus diselesaikan menjelang tenggat waktu di Mei mendatang.
"Saya curiga para petinggi yang mundur itu karena sadar mereka tidak akan mampu menyelesaikan masalah free float ini sampai tenggat Mei nanti. Mereka memahami medan dan tekanan yang ada," ujar Noval.
Pengunduran Diri Figur Profesional
Noval menekankan bahwa para pejabat yang mengundurkan diri adalah individu yang profesional dan telah lama berkecimpung di sektor keuangan. Keputusan mereka untuk angkat kaki mengindikasikan besarnya tantangan yang dihadapi.
"Mereka yang mundur itu orang profesional. Tapi, kok, mundur juga?" imbuhnya.
Artikel Terkait
Mengungkap Peran MSCI & Hedge Fund Global di Balik Trading Halt IHSG 2026
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi Terbaru Pemerintah
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara
Impor Barang Bekas ke RI Meledak, dari 7 Ton jadi 3.600 Ton