Partai Demokrat Pilih Netral Strategis, Fokus Dukung Program Prabowo-Gibran
Partai Demokrat memilih untuk mengambil sikap netral strategis dalam dinamika hubungan politik antara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Presiden Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sikap ini diambil menyusul pernyataan dukungan Jokowi terhadap pasangan Prabowo-Gibran untuk dua periode di Kota Solo, Jawa Tengah, pada akhir Januari 2026 lalu.
Demokrat Tolak Terjebak Politik Warisan Kekuasaan
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan partainya tidak ingin terjebak dalam tarik-menarik politik warisan kekuasaan. Sebaliknya, Demokrat memilih untuk mengonsolidasikan dukungan penuh terhadap agenda pemerintahan Prabowo Subianto saat ini.
"Demokrat kami masih fokus untuk membantu Presiden Prabowo Subianto di dalam mensukseskan program-programnya," ujar Herman Khaeron di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia