Gerindra Serukan Prabowo Dua Periode Tanpa Sebut Gibran, Peneliti Soroti Potensi Pecah Kongsi
Peneliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, memberikan analisis mendalam terkait sikap Partai Gerindra yang mendukung Prabowo Subianto dua periode sebagai presiden, namun tanpa menyertakan nama cawapres petahana, Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Saidiman, langkah ini merupakan strategi politik untuk menjaga harapan partai-partai koalisi pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Dengan tidak mengunci posisi wakil presiden untuk Gibran, Prabowo membuka peluang bagi kader dari partai politik lain dalam koalisinya.
Strategi Menjaga Koalisi dan Respons Terhadap Jokowi
"Prabowo memang perlu membuka peluang bagi kader dari partai-partai pendukungnya untuk menjadi Cawapres. Ini penting bagi Prabowo untuk menjaga harapan partai pendukungnya," jelas Saidiman.
Di sisi lain, pernyataan dukungan dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk pasangan Prabowo-Gibran dua periode disebutnya sebagai sebuah proposal. Namun, keputusan akhir akan mempertimbangkan banyak aspek, termasuk penerimaan publik dan dukungan solid dari partai politik.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia