Presiden Prabowo Diminta Tidak Langsung Percaya Klaim Bahlil Soal Stok BBM Aman
Multaqomedia.com - Presiden Prabowo Subianto mendapat imbauan untuk tidak langsung menerima klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyatakan stok energi nasional masih aman di tengah dampak perang AS-Iran. Imbauan ini disampaikan oleh pengamat politik menyusul kekhawatiran akan potensi krisis energi.
Pentingnya Pengecekan Ulang Laporan Kabinet
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menegaskan bahwa Presiden Prabowo perlu melakukan pengecekan berulang terhadap laporan para menterinya, terutama jika pernyataan yang disampaikan terkesan “asal bapak senang”.
“Presiden perlu cek berulang laporan anggota kabinetnya yang terkesan cenderung asal bapak senang semacam itu. Terlebih, statement Bahlil juga sebelumnya terbukti tidak tepat, mulai soal kelangkaan gas, hingga krisis energi di area bencana,” ujar Dedi di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.
Optimisme Bahlil Dipertanyakan, Indonesia Tetap Importir Minyak
Pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga mempertanyakan optimisme Bahlil, mengingat posisi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak. Menurutnya, sikap terlalu optimistis justru berisiko membuat pemerintah tidak siap menghadapi krisis energi yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia