Menurut penjelasannya, "Otak Politik Jokowi" merupakan kelanjutan dari penelitiannya di bidang neuro politika yang mengkaji perilaku Jokowi. Fokus penelitiannya terkait dengan persoalan ijazah, pendidikan, dan sinkronisasinya dengan berbagai kebijakan politik yang menuai kontroversi.
Dokter Tifa menyatakan bahwa buku ini mendapat perhatian serius dari kalangan intelektual. Rocky Gerung, yang disebutnya sebagai maestro filsafat politik, memberikan kata pengantar untuk buku tersebut.
Pentingnya Buku sebagai Catatan Sejarah
Dokter Tifa menambahkan bahwa buku "Otak Politik Jokowi" bersama dengan "Jokowi's White Paper" akan menjadi dokumen sejarah yang berharga bagi bangsa Indonesia.
Dia menutup pernyataannya dengan penegasan, "Jadi kata siapa dr Tifa quit dari perjuangan menegakkan kebenaran?", sekaligus menyiratkan komitmennya untuk terus menyuarakan isu-isu yang dianggap penting.
Artikel Terkait
BMI Investigasi Aktor Intelektual & Pendana Kanal YouTube Tuduh AHY Sebar Isu Ijazah Jokowi
Roy Suryo Beberkan 3 Masalah Besar Rismon Usai Restorative Justice Ijazah Jokowi
Susi Pudjiastuti Sindir Bahlil Tak Pernah Masak Soal Imbauan Matikan Kompor Gas
Anies Baswedan di Cikeas: Analisis Lengkap Status Tamu Tak Diundang & Dampak Politiknya