Habib Aboe PKS Dipanggil MKD DPR: Tudingan Ulama Madura Terlibat Narkoba Berujung Proses Hukum

- Rabu, 15 April 2026 | 10:00 WIB
Habib Aboe PKS Dipanggil MKD DPR: Tudingan Ulama Madura Terlibat Narkoba Berujung Proses Hukum

Habib Aboe PKS Dipanggil MKD DPR Gara-gara Tuding Ulama Madura Terlibat Narkoba

Ucapan kontroversial Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi atau Habib Aboe, tentang keterlibatan ulama dan pesantren Madura dalam jaringan narkoba kini berujung pada pemanggilan resmi. Habib Aboe harus mempertanggungjawabkan pernyataannya di hadapan Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Surat Panggilan Resmi dari MKD DPR RI

MKD DPR RI telah mengeluarkan surat panggilan resmi untuk Habib Aboe. Surat yang ditandatangani Wakil Ketua MKD, R.H. Imron Amin, pada 13 April 2026 itu menyatakan pemanggilan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi atas pernyataan politikus PKS tersebut yang menjadi sorotan publik.

Dalam surat itu, Habib Aboe diminta hadir dalam rapat MKD pada Selasa, 14 April 2026, pukul 10.00 WIB di Ruang Sidang MKD, Gedung Nusantara Lt. 1, DPR RI.

Ormas Madas Nusantara Akan Laporkan ke Polisi

Selain proses di internal DPR, tekanan juga datang dari masyarakat Madura. Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, KRH. HM. Jusuf Rizal, menyatakan akan melaporkan Habib Aboe ke kepolisian. Laporan ini didasari oleh aspirasi warga Madura yang merasa marwah dan kehormatan daerahnya dicemarkan.

Jusuf Rizal menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan dalam forum resmi rapat Komisi III DPR dengan Kepala BNN itu tidak bisa ditolerir dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum.


Halaman:

Komentar