KPK Temukan Dapur Makan Bergizi Gratis Tak Layak, Picu Kasus Keracunan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah temuan kritis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan ini dinilai membahayakan keselamatan penerima manfaat.
Dapur Tak Memenuhi Standar Teknis
Berdasarkan laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK 2025, banyak dapur program MBG yang tidak memenuhi standar teknis Sanitasi dan Pengolahan Pangan yang Baik (SPPG. Kondisi ini berakibat langsung pada munculnya kasus keracunan makanan di berbagai daerah.
Pengawasan Keamanan Pangan Masih Lemah
KPK juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan keamanan pangan. Keterlibatan instansi berwenang seperti Dinas Kesehatan dan BPOM dinilai masih minim dan belum optimal sesuai tugas dan fungsinya.
Indikator Keberhasilan Program Belum Jelas
Masalah mendasar lainnya adalah program MBG belum memiliki indikator keberhasilan yang terukur, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Pengukuran baseline status gizi dan capaian akademik penerima manfaat juga belum dilakukan.
Temuan KPK ini menjadi alarm serius bagi perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis, demi menjamin keamanan dan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Kasus Andrie Yunus: Motif Dendam Pribadi atau Ada Dalang? Publik Meragukan
Habib Rizieq Bantah FPI Cooling Down: Lagi Nonton Buaya Ribut
Reshuffle Kabinet Prabowo Besok? Respons Golkar & Isu Bahlil Jadi Menko
Pangi Syarwi Sindir Teddy Soal Inflasi Pengamat: Saya 17 Tahun Jadi Pengamat