Sebagai bukti nyata dari rusaknya moralitas kepolisian, Amien menyoroti dua kasus besar, yaitu kasus Ferdi Sambo dan Konsorsium 303. Menurut Amien, Konsorsium 303 terlibat dalam berbagai bisnis ilegal, mulai dari perjudian, prostitusi, penyelundupan suku cadang palsu, penimbunan solar bersubsidi, peredaran minuman keras ilegal, hingga pertambangan ilegal.
Menanggapi upaya pembenahan, Amien mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang membentuk Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian (KPRK) pada 7 November 2025. Komisi yang dipimpin oleh pakar hukum tata negara Prof. Jimly Asshiddiqie bersama sembilan anggota lainnya ini telah menghasilkan laporan rekomendasi yang dituangkan dalam 10 buku.
Meski demikian, Amien mempertanyakan keseriusan tindak lanjut dari rekomendasi tersebut. Ia menyindir bahwa rekomendasi yang disebutnya "pasti hebat dan ampuh" itu baru akan tuntas pada 2029, tepat saat masa kepresidenan Prabowo berakhir. Hal ini menimbulkan keraguan mengenai efektivitas reformasi Polri di masa mendatang.
Artikel Terkait
Penyebab Rupiah Melemah: Pengamat Ungkap Faktor Internal yang Lebih Dominan dari Geopolitik
Mahfud MD Kritik Keras Pernyataan Prabowo Soal Dolar: Picu Olok-olok Kasar di Masyarakat
Mikrofon Bocor Saat Rapat Paripurna, Suara Dasco Diduga Ucapkan Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi
Prabowo Akan Gunakan Radar Canggih dan Satelit untuk Usut Tuntas Harta Ilegal Pejabat