Safari Politik Jokowi dan PSI: Strategi Jangka Panjang Jaga Elektabilitas Gibran
Safari politik yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai bukan sekadar agenda silaturahmi biasa. Pengamat politik Ray Rangkuti menilai langkah ini merupakan strategi matang untuk menjaga posisi politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Menurut Ray Rangkuti, target utama Jokowi dalam jangka panjang adalah memastikan elektabilitas Gibran tetap terjaga sebagai figur politik nasional menjelang Pemilihan Presiden mendatang. "Ada target jangka pendek dan jangka panjang. Jangka panjangnya memastikan Gibran terus berada di level nasional. Target utamanya tetap bersama dengan Prabowo di pilpres yang akan datang," jelas Ray di Channel Youtube Kanal SA.
Namun, Ray memprediksi peluang Presiden Prabowo Subianto kembali menggandeng Gibran sebagai calon wakil presiden tidak terlalu besar. "Pertanyaannya, apakah Pak Prabowo kelihatan meminang kembali Gibran sebagai calon wakil presiden? Prediksi saya tidak lebih dari 30 persen. Berarti 70 persennya beliau punya banyak sekali calon yang memungkinkan untuk direkrut sebagai cawapres. Nah, ini yang dibaca oleh Jokowi," ujarnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia