Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan bahwa penyelesaian persoalan sebaiknya dilakukan secara berjenjang sesuai dengan struktur organisasi partai. Apabila suatu masalah tidak dapat diselesaikan di tingkat kader, maka persoalan tersebut dapat diteruskan kepada pengurus di tingkat yang lebih tinggi.
“Kalau bisa selesaikan sendiri, kalau nggak bisa disampaikan dan minta bantuan pada Ketua DPD, kalau nggak bisa minta bantuan kepada Ketua DPW, kalau nggak bisa lagi ke DPP,” jelas Jokowi.
Di akhir arahannya, Jokowi melontarkan candaan yang langsung disambut gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari para peserta Rakorda. Ia mengatakan bahwa para kader juga diperbolehkan meminta bantuan kepadanya di Solo apabila seluruh jalur organisasi tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan.
“Kalau nggak bisa lagi ke Solo juga nggak apa-apa. Tapi jangan dikit-dikit ke Solo,” kelakar Jokowi yang disambut riuh dan tepuk tangan antusias dari para kader PSI.
Artikel Terkait
Geger! Prabowo Mundur dan Gibran Naik Setelah Agustus 2026? Ini Bocoran dan Faktanya
Praktisi Intelijen Bongkar Skenario Pilpres 2029: Bukan Dasco, Teddy Indra Wijaya Disiapkan Dampingi Gibran
Safari Politik Jokowi di NTT: Strategi Membangun Jaringan untuk Membesarkan PSI Kaesang
Jokowi Meriahkan Car Free Day Kupang: Warga NTT Antusias Berebut Salaman dan Foto