MULTAQOMEDIA.COM - Safari politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali menjadi sorotan publik. Kunjungan politik yang dilakukan mantan kepala negara ini dinilai memiliki agenda strategis yang lebih dalam, bukan sekadar perjalanan biasa. Setelah sebelumnya menyambangi Lampung, Jokowi kini hadir di Car Free Day (CFD) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Analisis Pakar: Setiap Langkah Jokowi Selalu Menuai Perhatian
Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menegaskan bahwa setiap aktivitas Jokowi selalu menarik perhatian publik dan memunculkan berbagai tafsir politik di tengah masyarakat.
"Segala sesuatu yang menyangkut Jokowi, apa pun itu, pasti ramai diperbincangkan," kata Adi melalui kanal YouTube miliknya, Minggu, 1 Agustus 2026.
Konsolidasi Jaringan Politik untuk PSI
Menurut Adi, banyak pihak mengaitkan rangkaian safari politik Jokowi dengan upaya membangun kembali konsolidasi jaringan politiknya di berbagai daerah. Konsolidasi ini diduga kuat diarahkan untuk memperkuat basis dukungan bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.
"Banyak yang menafsirkan kunjungan politik Jokowi ini sebagai upaya membangun kembali jaringan politik yang pada akhirnya diharapkan bisa membesarkan PSI yang dikomandani Kaesang Pangarep," ujarnya.
NTT: Basis Suara Kuat yang Ingin Dibangkitkan
Adi menilai setiap daerah yang dikunjungi Jokowi memiliki pertimbangan politik tersendiri. Salah satunya adalah NTT, yang selama dua kali pemilihan presiden dikenal sebagai salah satu wilayah dengan dukungan kuat terhadap Jokowi.
Karena itu, Adi berpandangan Jokowi berupaya membangkitkan kembali kedekatan emosional dengan masyarakat di daerah-daerah yang selama ini menjadi basis pendukungnya.
"Rasa-rasanya memori, romantisme, dan nostalgia itu ingin dibangkitkan kembali oleh Jokowi. Harapannya, masyarakat yang selama ini merasa dekat dan menganggap Jokowi sukses membangun NTT bisa kembali dikonsolidasikan untuk memberikan dukungan politik kepada PSI," tuturnya.
Tujuan Jangka Panjang di Balik Safari Politik
Menurut Adi, di balik safari politik tersebut terdapat tujuan jangka panjang untuk memperkuat posisi PSI menjelang kontestasi politik berikutnya.
"Inilah ujung-ujungnya. Apa pun yang dilakukan Jokowi melalui safari politiknya, tujuannya adalah bagaimana PSI mendapatkan dukungan di wilayah-wilayah yang dikunjunginya," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia