"Secara historis, Megapro (Megawati-Prabowo) merupakan gabungan kekuatan PDIP dan Gerindra dalam pertarungan Pilpres langsung era demokrasi," lanjut Yusak.
Dia memaknai, istilah "kakak-adik" yang dipakai Prabowo dalam menggambarkan hubungan PDIP dan Gerindra merupakan bahasa perumpamaan untuk menunjukkan hubungan politik kedua partai besar nasional tersebut.
"Sebutan kakak-adik menandai adanya hubungan spesial yang dalam antara Gerindra dengan PDIP, yang dalam pikiran Prabowo mungkin PDIP mendapat tempat spesial," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI