Ray menyebut Jokowi merasa perlu turun tangan langsung untuk mengawal posisi keluarganya di tengah dinamika politik yang mulai berubah.
Ia mencontohkan sikap sejumlah pihak yang mulai mengkritik posisi Gibran, termasuk desakan Forum Purnawirawan TNI agar Gibran diberhentikan.
"Semuanya membutuhkan pencegahan kala di mana kawan-kawan yang bersama dia sekarang pelan-pelan mengundurkan diri. Jadi mau tidak mau harus terlibat, mau tidak mau harus terjun," jelasnya.
Namun, Ray juga meragukan efektivitas peran Jokowi dalam politik harian jika tak memiliki dua modal utama yaitu dana besar dan basis massa yang kuat.
"Kalau dua-duanya tidak ada, sehebat apapun keinginan untuk terlibat, tetap akan berada di pinggiran," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019