Menurutnya, tuduhan tanpa bukti dan penyebaran kebohongan merupakan tindakan tidak bermoral yang hanya dilakukan oleh aktor politik pengecut dan pengkhianat demokrasi.
“Tindakan demikian bukan hanya serangan terhadap moral dan etika politik, tapi juga terhadap integritas institusi dan kepercayaan publik," tegasnya.
Dia menggarisbawahi, Indonesia saat ini membutuhkan persatuan. Bukan fitnah dan adu domba yang justru dapat memecah belah anak bangsa.
“Kita tolak dan lawan narasi kotor!” tutup Didik.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini