MULTAQOMEDIA.COM - Masih segar dalam ingatan ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa gaji guru dan dosen menjadi beban negara.
Setelah ramai dikritik oleh netizen, buru-buru pihak Sri Mulyani meluruskan bahwa apa yang beredar luas itu merupakan hoax dan permainan dari AI.
Menanggapi hal ini, pengamat politik Rocky Gerung melancarkan kritik pedas terhadap pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menganggap gaji guru dan dosen sebagai tantangan bagi keuangan negara.
Menurut Rocky Gerung, pernyataan Sri Mulyani tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga bertentangan dengan amanat konstitusi untuk memajukan pendidikan guna mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dengan mengacu pada sejarah Revolusi Prancis 1789, Rocky membandingkan konteks tersebut dengan kegagalan Menteri Keuangan Raja Louis XVI, Étienne de Silhouette.
Terungkap bahwa Étienne de Silhouette yang dibenci rakyat karena menaikkan pajak demi membiayai kemewahan istana.
"Sri Mulyani kemarin bicara soal guru menjadi beban dari negara. Kalau dia ada di Prancis sudah lama dipenggal kepalanya," kata Rocky.
Hal ini diungkapkan oleh Rocky Gerung melalui channel YouTube pribadinya.
Pengamat politik yang tegas ini mengatakan bahwa seorang Menteri Keuangan harus memprioritaskan kebijakan yang selaras dengan tugas negara, terutama dalam mendukung sektor pendidikan.
la memandang pernyataan Sri Mulyani sebagai cerminan perspektif yang salah arah.
Sehingga apa yang disampaikan Menteri Keuangan ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam memajukan kesejahteraan rakyat melalui pendidikan.
Kritik ini menjadi peringatan bahwa kebijakan fiskal harus mencerminkan tanggung jawab konstitusional, bukan memandang sektor strategis seperti pendidikan sebagai beban.
Dengan analogi sejarah yang tajam, Rocky Gerung mengingatkan pentingnya belajar dari masa lalu agar kebijakan publik tidak memicu ketidakpuasan rakyat.
Akhir-akhir ini semakin banyak saja menteri Prabowo yang pernyataan-pernyataannya banyak mengundang reaksi tajam dari netizen.
Baca Juga:
Lisa Mariana tantang kembali Ridwan Kamil untuk jalani tes DNA lagi di Singapura
Berita yang diterima masyarakat tidak ada sama sekali yang menggembirakan. Bagaimana menurut kalian guys?***
Sumber: lombokinsider
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia