MULTAQOMEDIA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pengusaha beras Billy Haryanto. Ipar Presiden Joko "Jokowi" Widodo dipanggil terkait dugaan lkorupsi pembangunan jalur kereta api di Ditjen Perkeretaapian.
"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Wilayah Jawa Timur," ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, Senin (29/9/2025).
Hingga artikel ini dimuat, belum diketahui Billy hadir atau tidak. Ia dijadwalkan diperiksa sebagai sakasi.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ujarnya.
Diketahui, KPK mengembangkan kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) pada Ditjen Perkeretaapian Jawa bagian tengah Kemenhub. Aparatur sipil negara (ASN) di Kemenhub Risna Sutriyanto (RS) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Risna ditahan KPK di Gedung Merah Putih KPK sejak 11 Agustus 2025. Total sudah ada 14 tersangaka dalam kasus ini.
Dalam perkara ini, Risna merupakan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) pada paket pekerjaan pembangunan jalur ganda KA antara Solo Balapan - Kadipiro KM 96 400 sampai dengan KM 104 900 Tahun Anggaran 2022-2024. Ia juga mengurusi beberapa paket proyek di BTP Kelas 1 Semarang.
Risna diduga bekerja sama dengan terpidana Bernard Hasibuan memenangkan PT Wirajasa Persada (WJP -KSO) untuk memenangkan proyek. PT Istana Putra Agung juga diminta menjadi pendamping dalam proses pelelangan.
Sumber: idntimes
Artikel Terkait
Staf PBNU Mangkir Panggilan KPK Kasus Korupsi Kuota Haji Era Yaqut: Ini Kata Juru Bicara
Motif Balas Dendam di Balik Pembunuhan Nus Kei di Bandara Langgur Terungkap
KPK Ungkap Modus Baru: Uang Korupsi Dikucurkan ke Sugar Baby, Ini Risiko Hukumnya
Feri Amsari Dilaporkan ke Polda Metro Jaya: Kronologi Lengkap Kasus Kritik Swasembada Pangan