Serangan Israel terhadap delegasi negosiator gencatan senjata Gaza serta pimpinan Hamas di Doha, Qatar, Selasa (9/9/2025), gagal mencapai tujuannya yakni membunuh para pimpinan. Lima orang tewas dalam serangan itu, namun bukan para pejabat senior, termasuk Khalil Al Hayya, sosok yang disebut-sebut media Israel sebagai target utama.
Sebelumnya seorang sumber pejabat Hamas mengatakan kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, tak ada satu pun delegasi Hamas yang tewas akibat serangan tersebut. Meski demikian Al Hayya, kehilangan putranya bernama Humam.
"Operasi Israel (di Doha) tidak berhasil," kata sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan itu
Sumber: Inews
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina