Netanyahu juga menolak tuduhan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza. Menurutnya, Israel berulang kali menyebarkan selebaran untuk memperingatkan warga sipil agar meninggalkan area sebelum serangan dilakukan.
Perang berkepanjangan dimulai sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.219 orang, sebagian besar warga sipil. Itu menjadi hari paling mematikan dalam sejarah Israel.
Namun, serangan balasan Israel jauh lebih besar. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang datanya dianggap dapat dipercaya oleh PBB, lebih dari 65.500 warga Palestina tewas, mayoritas adalah warga sipil.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Donald Trump Ancam Kuba: Target Berikutnya Setelah Iran? Analisis Lengkap
Bunker Israel Rapuh? Jurnalis India Ungkap Fakta Mengejutkan dari Lapangan
Intelijen Rusia Bantu Iran Serang Situs AS-Israel? Fakta & Dampaknya
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Klaster: Iron Dome Tembus, Bandara Ben Gurion Terbakar