MULTAQOMEDIA.COM -Kelompok Hamas menyatakan menerima sebagian isi rencana perdamaian yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, termasuk menyerahkan kekuasaan dan membebaskan semua sandera yang masih ditahan.
Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan siap membebaskan para sandera sesuai dengan “formula” 20 rencana Trump, yang kemungkinan mengacu pada pembebasan tahanan Palestina. Kelompok itu juga menegaskan kesediaannya menyerahkan kekuasaan kepada badan Palestina yang independen secara politik.
Namun, Hamas tidak menyinggung soal pelucutan senjata, salah satu tuntutan utama Israel yang juga tercantum dalam usulan Trump.
Artikel Terkait
Perang Dunia 3? Klaim Dewan Perang Eropa & Bantahan Uni Eropa Dikupas Tuntas
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa 2026: Anggaran Rp1.950 Triliun & Wajib Militer Baru
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Dampak Psikologis Perang Gaza 2024-2025