Peringatan Keras untuk Amerika Serikat
Arab Saudi, Oman, dan Qatar telah menyatakan dengan tegas kepada AS bahwa upaya menggulingkan pemerintahan Iran hanya akan menyebabkan guncangan ekstrem pada pasar minyak dunia. Kondisi ini justru akan menjadi bumerang bagi perekonomian AS sendiri, memicu lonjakan harga komoditas dan inflasi global.
Posisi Netral Arab Saudi dan Larangan Penggunaan Wilayah Udara
Arab Saudi juga mempertegas posisi diplomatiknya kepada Teheran, bahwa Riyadh akan bersikap netral jika konflik pecah. Secara resmi, Arab Saudi tidak akan mengizinkan militer AS menggunakan wilayah udaranya sebagai jalur serangan ke Iran.
Peringatan Soal Perubahan Rezim di Iran
Blok negara Teluk juga melayangkan peringatan keras kepada Washington agar tidak memaksakan agenda penggulingan kekuasaan atau perubahan rezim di Teheran. Strategi semacam itu dinilai sangat berisiko, dapat merusak stabilitas kawasan secara permanen, dan memicu perang berkepanjangan yang sulit dikendalikan.
Artikel Terkait
India Desak 10.765 Warganya Segera Tinggalkan Iran, Ancaman Militer AS Meningkat
Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah: Ancaman Serangan ke Iran Makin Nyata?
Serangan Militer AS ke Iran dalam 24 Jam? Analisis Terbaru dan Dampaknya
Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati: Kronologi Lengkap & Fakta Terbaru