Peringatan Keras untuk Amerika Serikat
Arab Saudi, Oman, dan Qatar telah menyatakan dengan tegas kepada AS bahwa upaya menggulingkan pemerintahan Iran hanya akan menyebabkan guncangan ekstrem pada pasar minyak dunia. Kondisi ini justru akan menjadi bumerang bagi perekonomian AS sendiri, memicu lonjakan harga komoditas dan inflasi global.
Posisi Netral Arab Saudi dan Larangan Penggunaan Wilayah Udara
Arab Saudi juga mempertegas posisi diplomatiknya kepada Teheran, bahwa Riyadh akan bersikap netral jika konflik pecah. Secara resmi, Arab Saudi tidak akan mengizinkan militer AS menggunakan wilayah udaranya sebagai jalur serangan ke Iran.
Peringatan Soal Perubahan Rezim di Iran
Blok negara Teluk juga melayangkan peringatan keras kepada Washington agar tidak memaksakan agenda penggulingan kekuasaan atau perubahan rezim di Teheran. Strategi semacam itu dinilai sangat berisiko, dapat merusak stabilitas kawasan secara permanen, dan memicu perang berkepanjangan yang sulit dikendalikan.
Artikel Terkait
Donald Trump Ancam Kuba: Target Berikutnya Setelah Iran? Analisis Lengkap
Bunker Israel Rapuh? Jurnalis India Ungkap Fakta Mengejutkan dari Lapangan
Intelijen Rusia Bantu Iran Serang Situs AS-Israel? Fakta & Dampaknya
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Klaster: Iron Dome Tembus, Bandara Ben Gurion Terbakar