Uni Emirat Arab (UEA) secara tegas menolak keterlibatan dalam aksi militer terhadap Iran. Pemerintah UEA menegaskan komitmennya untuk tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara, darat, atau perairannya untuk serangan bermusuhan ke Tehran.
Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan mereka tidak akan memberikan dukungan logistik apa pun dan menekankan bahwa dialog diplomatik serta de-eskalasi adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan krisis.
Armada Amerika Serikat Bergerak ke Timur Tengah
Presiden Donald Trump mengonfirmasi pergerakan armada AS menuju Timur Tengah. Pemerintah AS menyatakan semua opsi, termasuk tindakan militer, masih terbuka dalam menangani Iran.
Menanggapi ancaman ini, pejabat Iran telah memperingatkan bahwa serangan AS akan dibalas dengan respons yang cepat dan komprehensif. Ketegangan antara Washington dan Tehran meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan