Uni Emirat Arab (UEA) secara tegas menolak keterlibatan dalam aksi militer terhadap Iran. Pemerintah UEA menegaskan komitmennya untuk tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara, darat, atau perairannya untuk serangan bermusuhan ke Tehran.
Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan mereka tidak akan memberikan dukungan logistik apa pun dan menekankan bahwa dialog diplomatik serta de-eskalasi adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan krisis.
Armada Amerika Serikat Bergerak ke Timur Tengah
Presiden Donald Trump mengonfirmasi pergerakan armada AS menuju Timur Tengah. Pemerintah AS menyatakan semua opsi, termasuk tindakan militer, masih terbuka dalam menangani Iran.
Menanggapi ancaman ini, pejabat Iran telah memperingatkan bahwa serangan AS akan dibalas dengan respons yang cepat dan komprehensif. Ketegangan antara Washington dan Tehran meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu