Pertempuran Laut Terbesar AS Pasca Perang Dunia II
Pada 18 April 1988, AS meluncurkan operasi tempur besar-besaran. Dengan mengerahkan kekuatan seperti kapal induk USS Enterprise, jet tempur, dan helikopter perang, operasi ini tercatat sebagai aksi perang permukaan terbesar Angkatan Laut AS sejak Perang Dunia II.
Serangan difokuskan pada anjungan minyak dan kapal perang Iran, termasuk fregat Sabalan. Serangan rudal AS berhasil merusak parah dan membakar kapal Sabalan. Presiden Reagan kemudian memerintahkan penghentian operasi, menilai tujuan pembalasan telah tercapai.
Dampak dan Warisan Konflik Hingga Kini
Operation Praying Mantis berakhir dengan kekalahan dan kerugian signifikan bagi Iran, serta pelemahan posisi geopolitiknya. Peristiwa itu meninggalkan warisan konflik yang terus membayangi hubungan kedua negara selama puluhan tahun.
Kesiapan militer tinggi yang ditunjukkan kedua belah pihak dalam beberapa hari terakhir mengindikasikan bahwa ketegangan saat ini berpotensi mengulang sejarah konfrontasi bersenjata yang lebih luas.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina