Alasan Arab Takut Iran Diserang: Israel Bakal Merajalela & Kawasan Kacau

- Senin, 23 Februari 2026 | 22:25 WIB
Alasan Arab Takut Iran Diserang: Israel Bakal Merajalela & Kawasan Kacau

Mengapa Negara-Negara Arab Khawatir Iran Diserang? Ancaman Hegemoni Israel dan Kekacauan Kawasan

Penumpukan besar-besaran kekuatan militer Amerika Serikat di Timur Tengah memicu spekulasi serangan ke Iran. Namun, negara-negara Arab di kawasan justru aktif melakukan diplomasi untuk mencegahnya. Analis menyebut, kekhawatiran terbesar mereka adalah bangkitnya hegemoni Israel yang tak terbendung jika rezim Iran tumbang.

Diplomasi Intensif untuk Cegah Konflik Terbuka

Arab Saudi, Qatar, Oman, bersama Turki dan Mesir, telah terlibat dalam diplomasi intens sejak Januari untuk meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran. Menurut analis, motifnya bukan simpati pada Iran, melainkan kesadaran bahwa mereka akan berada di garis depan pembalasan Iran dan menghadapi ketidakpastian pasca-konflik.

Anna Jacobs Khalaf dari Arab Gulf States Institute menyatakan, negara-negara Teluk mungkin ingin melihat pengaruh Iran melemah, tetapi lebih khawatir pada skenario kekacauan dan bangkitnya unsur-unsur yang lebih radikal di Iran.

Ancaman Hegemoni Israel yang Ekspansionis

Analis Galip Dalay dari Chatham House menegaskan, dengan melemahnya Iran, Israel akan menjadi kekuatan hegemon utama tanpa pesaing. "Bagi para pemimpin Timur Tengah, ancaman terbesar kini adalah Israel yang ekspansionis dan agresif," tulisnya.

Pendapat senada disampaikan Bader al-Saif, profesor sejarah Universitas Kuwait. Ia mengatakan netralisasi rezim Iran berpotensi menciptakan hegemoni Israel yang tak tertandingi, sebuah skenario yang justru merugikan kepentingan negara-negara Teluk Arab.

Kekhawatiran Pembalasan Langsung Iran ke Negara Teluk


Halaman:

Komentar