"Kerajaan Arab Saudi konsisten dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran," tegas Nazer melalui akun media sosial X, pada Selasa (3/3/2026).
Lebih lanjut, dia menambahkan, "Tidak pernah dalam seluruh komunikasi kami dengan pemerintahan Trump, kami melobi Presiden untuk mengadopsi kebijakan yang berbeda." Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmen Riyadh untuk menyelesaikan perselisihan melalui jalur perundingan.
Latar Belakang dan Dampak Serangan
Serangan militer AS yang terjadi memicu pembalasan dari Iran. Teheran dilaporkan menggempur pangkalan militer AS yang berada di Saudi serta fasilitas kilang minyak raksasa milik Aramco di Riyadh.
Akibat serangan balasan ini, kebakaran hebat terjadi di kompleks kilang dan memaksa Aramco untuk menghentikan sementara aktivitas pengiriman minyak, yang berdampak pada pasokan energi global.
Artikel Terkait
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina
2 Tentara AS Tewas, Iran Serang Rudal Balistik ke Pangkalan Militer Yordania