"Kerajaan Arab Saudi konsisten dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran," tegas Nazer melalui akun media sosial X, pada Selasa (3/3/2026).
Lebih lanjut, dia menambahkan, "Tidak pernah dalam seluruh komunikasi kami dengan pemerintahan Trump, kami melobi Presiden untuk mengadopsi kebijakan yang berbeda." Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmen Riyadh untuk menyelesaikan perselisihan melalui jalur perundingan.
Latar Belakang dan Dampak Serangan
Serangan militer AS yang terjadi memicu pembalasan dari Iran. Teheran dilaporkan menggempur pangkalan militer AS yang berada di Saudi serta fasilitas kilang minyak raksasa milik Aramco di Riyadh.
Akibat serangan balasan ini, kebakaran hebat terjadi di kompleks kilang dan memaksa Aramco untuk menghentikan sementara aktivitas pengiriman minyak, yang berdampak pada pasokan energi global.
Artikel Terkait
AS Perintahkan Warga Segera Tinggalkan Timur Tengah, Iran Lancarkan Serangan ke Pangkalan AS
Istri Ali Khamenei Meninggal: Kronologi Lengkap Serangan AS-Israel yang Tewaskan 49 Pejabat Iran
Serangan Drone Iran ke Kilang Aramco: Dampak Kebakaran, Penutupan, & Analisis Konflik 2026
Iran Serang 27 Pangkalan Militer AS: Analisis Dampak & Risiko Perang Terbuka 2026