Berdasarkan laporan dari kantor berita Anadolu, seorang ajudan dekat mantan presiden itu mengonfirmasi bahwa Ahmadinejad masih hidup dan tidak terluka. Konfirmasi ini diberikan meskipun terjadi serangan gabungan AS-Israel yang menargetkan kepemimpinan senior dan infrastruktur militer Iran.
"Saya berhubungan dengannya. Semuanya baik-baik saja," kata penasihat tersebut yang berbicara dengan syarat anonim. Ia mengaku bahwa sebuah bangunan yang terkait dengan pengawal keamanan Ahmadinejad terkena serangan.
"Tiga pengawalnya—anggota IRGC (Korps Garda Revolusi Islam)—telah tewas," tambahnya. "Kediamannya sendiri tetap tidak terpengaruh dan tidak menjadi sasaran, berjarak 100 meter dari bangunan itu."
Former Iranian president Mahmud Ahmadinejad, previously declared dead by Israel, now "miraculously" appeared in public pic.twitter.com/YA5CW2TsG5
Profil Singkat Mahmoud Ahmadinejad
Mahmoud Ahmadinejad pernah menjabat sebagai Presiden Iran selama dua periode, dari tahun 2005 hingga 2013. Usai masa jabatannya berakhir, ia diangkat sebagai anggota Dewan Penentu Kebijakan oleh Pemimpin Agung Ali Khamenei pada tahun 2013. Sebelum menjadi presiden, Ahmadinejad juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Teheran dari tahun 2003 hingga 2005. Upayanya untuk mencalonkan diri kembali pada pemilihan presiden 2017 tidak diterima karena alasan konstitusional.
Artikel Terkait
Iran Siap Hadapi Invasi Darat AS-Israel: Ancaman Bencana Besar & Analisis Dampak Global
Turki & Arab Saudi Murka! AS Sebut Perang Iran Konflik Agama, Ini Reaksinya
Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4 ke Tel Aviv: Spesifikasi, Klaim Serangan & Analisis
Iran Gunakan Lukisan 3D Helikopter Tipu Israel: Strategi Decoy Rusia di Ukraina Ditiru