Israel Diduga Rahasiakan Jumlah Korban Tewas Akibat Serangan Rudal Iran
Seorang jurnalis India mengungkap adanya praktik sensor informasi ketat yang dilakukan otoritas Israel terkait korban jiwa serangan rudal Iran di wilayah pendudukan.
Braj Mohan Singh dari Sandha News India, yang meliput langsung di lokasi dari akhir Februari hingga awal Maret, menyatakan sejumlah korban tewas berada di dalam bunker sedalam sekitar 100 kaki. Namun, informasi detail mengenai jumlah dan identitas korban tersebut tidak dipublikasikan secara terbuka.
Pembatasan Akses Jurnalis dan Kontradiksi Data
Singh melaporkan bahwa otoritas Israel membatasi akses media ke lokasi kejadian, rumah sakit, dan data korban yang akurat. "Ketika suatu insiden terjadi, kami tidak diberi detail lokasinya. Keesokan harinya, kami diberitahu hanya ada satu korban jiwa, tetapi warga setempat mengatakan ada empat rumah dan semua penghuninya meninggal," ujarnya, menyoroti perbedaan besar antara laporan resmi dan kesaksian warga.
Ia juga membandingkan kebebasan pers di India dengan kondisi di Israel, di mana jurnalis dilarang merekam jenazah atau mendapatkan angka korban yang tepat.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan