AS Gunakan Rudal PrSM untuk Pertama Kali dalam Serangan ke Iran, Kemampuan Disebut Lebih Dahsyat dari Tomahawk
Militer Amerika Serikat (AS) mencatatkan sejarah dengan menggunakan Rudal Serangan Presisi (PrSM) jarak jauh untuk pertama kalinya dalam pertempuran nyata. Rudal canggih ini diluncurkan selama Operasi Epic Fury untuk menyerang target di Iran.
Penggunaan Pertama Rudal PrSM dalam Pertempuran
Komando Pusat AS (Centcom) secara resmi mengonfirmasi penggunaan rudal PrSM ini. Mereka menyebut peristiwa ini sebagai momen bersejarah dan menegaskan bahwa kemampuan serangan jarak jauh AS tidak tertandingi. Rudal PrSM diketahui memiliki daya hancur yang diyakini lebih dahsyat dibandingkan rudal Tomahawk yang legendaris.
Artikel Terkait
Trump Ancam Terapkan Tarif di Selat Hormuz Jika Gagal Damai dengan Iran dalam 60 Hari
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal