Peluncuran rudal PrSM ini merupakan bagian dari serangan gabungan AS dan Israel ke Iran yang dimulai sejak 28 Februari, termasuk serangan ke ibu kota Teheran. Serangan menggunakan rudal jarak jauh dan jet tempur ini dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil.
Iran tidak tinggal diam dan membalas dengan melancarkan serangan ke wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah.
Iran Gunakan Senjata Baru Termasuk Hipersonik
Dalam membalas serangan, Iran juga diketahui mengerahkan senjata-senjata baru. Salah satunya adalah penggunaan amunisi klaster dalam serangan ke wilayah Tel Aviv yang menyebabkan kerusakan masif. Video yang beredar di media sosial juga menunjukkan rudal-rudal hipersonik Iran menghujam kawasan Tel Aviv dan Yerusalem.
Pejabat militer Iran sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa mereka akan menggunakan senjata-senjata canggih yang belum pernah diungkapkan kepada publik dalam konflik ini.
Artikel Terkait
Trump Ancam Terapkan Tarif di Selat Hormuz Jika Gagal Damai dengan Iran dalam 60 Hari
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal