Iran Unggul atas AS dan Israel: Bukti Kemenangan Iran di Timur Tengah Terungkap

- Rabu, 11 Maret 2026 | 02:50 WIB
Iran Unggul atas AS dan Israel: Bukti Kemenangan Iran di Timur Tengah Terungkap

Militer Iran mengklaim telah menghancurkan setidaknya empat radar THAAD di berbagai pangkalan, termasuk Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania. Akibatnya, AS berupaya mengganti radar yang rusak tersebut, seperti dikonfirmasi oleh pejabat AS anonim kepada The Wall Street Journal.

Sistem THAAD sendiri merupakan pertahanan utama untuk mencegat rudal balistik Iran. Setiap baterainya bergantung pada radar canggih untuk mendeteksi ancaman, sehingga kerusakan radar merupakan pukulan strategis yang signifikan.

Kekecewaan dan Kekhawatiran Sekutu AS

Pemindahan aset pertahanan ini menuai reaksi dari sekutu AS. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyatakan penentangan atas keputusan tersebut. Seoul khawatir langkah ini akan membuat Korea Utara semakin agresif dan mengganggu stabilitas pertahanan di Semenanjung Korea.

Lee menyatakan bahwa meski keberatan disampaikan, Korea Selatan tidak dapat sepenuhnya memaksakan posisinya. Kehadiran hampir 30.000 tentara AS di Korea Selatan membuat Seoul sangat bergantung pada dukungan militer AS dalam menghadapi ancaman dari Pyongyang.

Kedua Korea secara teknis masih dalam keadaan perang sejak gencatan senjata 1953. Upaya pemerintah Lee untuk meredakan ketegangan tampaknya belum berhasil ditanggapi oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Kesimpulannya, pemindahan sistem pertahanan vital AS, kehancuran aset radar, dan tekanan pada logistik persenjataan menjadi bukti nyata bahwa Iran berhasil menciptakan tekanan strategis yang signifikan terhadap AS dan sekutunya dalam konflik Timur Tengah terkini.


Halaman:

Komentar