Dia menambahkan bahwa militer Iran berada dalam kondisi siaga penuh dan siap memberikan respons yang tegas, cepat, serta efektif terhadap segala kemungkinan serangan dari AS maupun sekutunya, Israel.
Parlemen Iran: Negosiasi dengan AS Saat Ini Tidak Ada Artinya
Pandangan keras serupa disampaikan oleh kalangan parlemen Iran. Ebrahim Rezaei, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen, menyatakan bahwa melakukan negosiasi dengan AS dalam kondisi terkini adalah hal yang tidak rasional.
"Negosiasi dalam kondisi saat ini tidak rasional. Musuh hanya memahami bahasa kekuatan dan rudal," tulis Rezaei dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.
Pernyataan-pernyataan ini semakin mengukuhkan posisi Tehran yang tampaknya menolak dialog langsung, sambil tetap mempertahankan jalur komunikasi tidak resmi dan menegaskan kesiapan militernya di tengah ketegangan yang belum mereda.
Artikel Terkait
Harga BBM Vietnam Naik 105%: Dampak Konflik Timur Tengah 2026 & Solusi Pemerintah
Erdogan Kritik Netanyahu: Seruan Hindari Jebakan Zionis & Dampak Perang Israel-Iran
Serangan Rudal Iran di Bnei Brak: 12 Warga Israel Terluka, Termasuk Anak-Anak
Iran Ajukan 2 Syarat ke AS untuk Akhiri Konflik: Ganti Rugi & Pengakuan Agresi