Israel Hapus Nama 2 Pejabat Iran dari Daftar Target, Pakistan Jadi Penengah?
Israel dilaporkan telah mencabut nama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dari daftar target operasinya. Langkah ini diduga kuat terjadi setelah permintaan dari Pakistan kepada Amerika Serikat.
Menurut sumber dari Islamabad yang dikutip Reuters, Pakistan meminta AS untuk tidak menargetkan kedua tokoh kunci Iran tersebut. Araghchi dikenal sebagai diplomat senior yang memimpin delegasi nuklir Iran, sementara Ghalibaf dianggap sebagai figur yang mungkin bisa diajak bekerja sama oleh pihak Barat.
Peran Kunci Pakistan dalam Mediasi
Sumber Pakistan tersebut mengungkapkan, "Israel memiliki koordinat mereka dan ingin melenyapkan mereka. Kami memberi tahu AS bahwa jika mereka dieliminasi, maka tidak akan ada lagi mitra bicara. Alhasil, AS kemudian meminta Israel untuk mundur."
Artikel Terkait
Serangan Houthi ke Israel: Dampak, Analisis, dan Eskalasi Konflik Timur Tengah
Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz: Penyebab, Dampak, dan Solusi Diplomasi
Iran Ancam Serang Kampus AS di Timur Tengah, Ultimatum Hingga 30 Maret 2026
Trump vs NATO & Iran: Pulau Kharg Jadi Medan Jebakan, Analisis Eskalasi 2024