Israel Hapus Nama 2 Pejabat Iran dari Daftar Target, Pakistan Jadi Penengah?
Israel dilaporkan telah mencabut nama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dari daftar target operasinya. Langkah ini diduga kuat terjadi setelah permintaan dari Pakistan kepada Amerika Serikat.
Menurut sumber dari Islamabad yang dikutip Reuters, Pakistan meminta AS untuk tidak menargetkan kedua tokoh kunci Iran tersebut. Araghchi dikenal sebagai diplomat senior yang memimpin delegasi nuklir Iran, sementara Ghalibaf dianggap sebagai figur yang mungkin bisa diajak bekerja sama oleh pihak Barat.
Peran Kunci Pakistan dalam Mediasi
Sumber Pakistan tersebut mengungkapkan, "Israel memiliki koordinat mereka dan ingin melenyapkan mereka. Kami memberi tahu AS bahwa jika mereka dieliminasi, maka tidak akan ada lagi mitra bicara. Alhasil, AS kemudian meminta Israel untuk mundur."
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan