Dalam wawancara telepon dengan Fox News, Trump mengklaim bahwa Iran meminta tambahan waktu 7 hari melalui perantara. "Mereka meminta 7 (hari). Dan saya mengatakan, 'Saya akan memberi Anda 10 hari'," ujar Trump.
Trump juga mengaitkan kelonggaran waktu ini dengan klaimnya bahwa Iran memberikan "hadiah" berupa mengizinkan kapal tanker minyak AS melintas dengan aman di Selat Hormuz. Hal ini disebutkannya dalam rapat kabinet di Gedung Putih sebelumnya.
Bantahan Iran Terhadap Klaim Pembicaraan Damai
Di sisi lain, pemerintah Iran secara konsisten membantah adanya pembicaraan atau negosiasi langsung dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik. Pernyataan ini bertolak belakang dengan klaim Trump bahwa perundingan berjalan "cukup baik".
Langkah penundaan serangan ini terus mempertahankan ketegangan tinggi di kawasan, sambil meninggalkan tanda tanya besar mengenai jalan damai yang diklaim oleh administrasi Trump.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan