"Kami ingin memastikan semua kapal dapat melewati dengan aman, karena situasi di Selat Hormuz sangat tegang, dengan lalu lintas kapal yang padat," ujar Mohamad Hasan, seperti dikutip pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Ia juga mengungkapkan adanya kendala koordinasi akibat gangguan komunikasi di selat, yang berpotensi menyebabkan arahan dari Teheran tidak sampai secara efektif.
Dampak pada Warga dan Ibadah Umrah
Komunikasi dengan warga Malaysia di Iran juga disebut mengalami gangguan jaringan. Meski demikian, kondisi mereka tetap dipantau. Di sisi lain, Menlu Malaysia memastikan bahwa aktivitas ibadah umrah tidak terdampak karena wilayah udara Arab Saudi masih terbuka.
Imbauan Pemerintah Malaysia untuk Warga
Pemerintah Malaysia mengimbau warganya untuk menunda segala bentuk perjalanan tidak mendesak ke kawasan yang terdampak ketegangan. Meskipun penerbangan komersial masih beroperasi normal, penundaan sangat disarankan dalam situasi yang belum pasti ini.
Artikel Terkait
Trump Sebut MBS Harus Menjilat Saya: Pernyataan Kasar yang Viral dan Kontroversial
Iran Klaim Hancurkan 6 Kapal AS di Kuwait & Dubai: Analisis Operasi True Promise 4
Lebih dari 300 Tentara AS Alami Cedera Otak (TBI) Akibat Serangan Iran: Data & Dampaknya
Mohamad Safa Mundur dari PBB & Peringatkan Ancaman Perang Nuklir 2026: Analisis Lengkap