Kemarahan dan Kecaman dari Netanyahu
Merespons pernyataan tersebut, kantor Netanyahu menyatakan kemarahan dan mengecam keras ucapan Menhan Pakistan. Mereka menyebut pernyataan Asif sebagai ajakan untuk memusnahkan Israel.
"Ajakan Menteri Pertahanan Pakistan untuk memusnahkan Israel adalah hal yang sangat keterlaluan," ujar pernyataan resmi dari kantor Netanyahu.
Mereka menambahkan, "Ini bukan pernyataan yang bisa ditoleransi dari pemerintah mana pun, apalagi dari sebuah pemerintah yang mengeklaim dirinya sebagai mediator netral untuk perdamaian."
Latar Belakang: Gencatan Senjata dan Eskalasi di Lebanon
Perang retorika ini terjadi di tengah situasi yang memanas. Meski upaya diplomatik untuk gencatan senjata dua minggu antara AS-Iran dengan mediasi Pakistan dikabarkan sedang berlangsung, serangan Israel ke Lebanon justru meningkat.
Terdapat perbedaan klaim mengenai cakupan gencatan senjata. Pakistan dan Iran menyatakan kesepakatan itu juga mencakup Lebanon, namun klaim ini dibantah oleh Amerika Serikat dan Israel.
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Lebanon menunjukkan, sejak ofensif diperluas pada 2 Maret, serangan Israel telah menewaskan total 1.888 orang dan melukai 6.092 lainnya di Lebanon.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan