Negara yang sangat bergantung pada impor energi dari Timur Tengah ini terpaksa menaikkan harga bahan bakar dalam negeri hingga sekitar 20%. Stabilitas kawasan juga vital bagi jutaan pekerja Pakistan yang mengirimkan remitansi dari negara-negara Teluk.
Rekam Jejak Panjang sebagai Penjaga Perdamaian
Pakistan bukanlah pemain baru di panggung diplomasi internasional. Negara ini memiliki rekam jejak panjang sebagai mediator, mulai dari membuka jalur rahasia antara AS dan China pada era 1970-an, hingga memfasilitasi berbagai pembicaraan perdamaian terkait Afghanistan dalam beberapa dekade terakhir.
Pengalaman ini, ditambah dengan kedekatan tertentu antara pimpinan militer Pakistan dengan mantan Presiden AS Donald Trump, memberikan modal diplomasi yang kuat.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Dengan menggalang peran mediator ini, Islamabad tidak hanya berharap dapat meredakan ketegangan global, tetapi juga mengamankan kepentingan ekonomi dan stabilitas regionalnya. Keterlibatan Pakistan ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai aktor regional yang semakin berpengaruh dan diperhitungkan dalam percaturan politik dunia.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu