Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, menyampaikan pesan singkat namun tajam sebagai respons: "Jika Anda melawan, kami akan melawan." Sementara itu, penasihat militer Mohsen Rezaei menyebut Iran memiliki "kapasitas besar yang belum digunakan" untuk menghadapi tekanan AS.
Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan blokade akan dimulai pada waktu tertentu. Operasi ini bertujuan menghentikan ekspor minyak Iran melalui jalur "transit gelap". CENTCOM menyatakan masih mengizinkan kapal komersial yang menuju pelabuhan non-Iran untuk melintas, yang dianggap sebagai pelunasan dari ancaman awal.
Presiden Trump, melalui platform Truth Social, mengonfirmasi waktu blokade dan menegaskan tujuannya adalah memulihkan akses komersial penuh sekaligus memastikan Iran tidak mendapat keuntungan ekonomi.
Dampak pada Harga Minyak dan Aktivitas Pelayaran
Ketegangan ini langsung berdampak pada ekonomi global. Harga minyak mentah AS melonjak tajam 8 persen menjadi $104,24 per barel, sementara minyak Brent naik 7 persen ke posisi $102,29. Sebelum konflik pecah, harga minyak masih berada di kisaran $70.
Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz juga merosot drastis. Laporan Lloyd’s List menunjukkan jumlah kapal yang melintas turun dari sekitar 135 kapal per hari sebelum perang menjadi hanya sekitar 40 kapal komersial sejak gencatan senjata dimulai.
Ketegangan Diplomatik dengan Vatikan dan Jalan Buntu
Di tengah krisis, Trump memperluas front dengan menyerang Paus Leo XIV yang mengecam perang dan menuntut negosiasi damai. Trump menyebut pemimpin Katolik itu "buruk dalam kebijakan luar negeri."
Kegagalan perundingan maraton selama 21 jam di Islamabad yang dipimpin Wakil Presiden AS JD Vance seolah menutup pintu diplomasi. Dengan kapal perang yang saling mengunci target dan blokade yang mulai berlaku, Selat Hormuz kini menjadi arena yang siap meledak menjadi konflik terbuka kapan saja.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina