AS Kerahkan Lebih dari 15 Kapal Perang untuk Blokade Total Selat Hormuz
Multaqomedia.com – Amerika Serikat (AS) secara resmi memulai operasi blokade militer besar-besaran di Selat Hormuz. Presiden Donald Trump mengumumkan pemberlakuan blokade pada Senin (13/6/2026), dengan mengerahkan lebih dari 15 kapal perang untuk mencegat lalu lintas kapal yang masuk dan keluar dari jalur pelayaran vital dunia tersebut.
Skala Operasi dan Strategi Blokade AS
Armada blokade AS disebut-sebut terdiri dari satu kapal induk, sejumlah kapal perusak (destroyer), satu kapal serbu amfibi, serta kapal pendukung lainnya. Kekuatan ini memiliki kemampuan untuk menampung helikopter operasi dan mengarahkan kapal komersial ke lokasi pemeriksaan yang telah ditentukan.
Menurut pernyataan Laksamana Madya Kevin Donegan kepada The Wall Street Journal, kapal-kapal perang AS kemungkinan akan beroperasi di perairan luar Selat Hormuz. Strategi ini dinilai untuk meminimalisir ancaman langsung dari Iran sekaligus menjaga efektivitas blokade.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina