Trump Hapus Gambar AI Mirip Yesus, Klaim Itu Dirinya Sebagai Dokter

- Selasa, 14 April 2026 | 17:50 WIB
Trump Hapus Gambar AI Mirip Yesus, Klaim Itu Dirinya Sebagai Dokter

Aktivis Kristen Sean Feucht menilai unggahan itu tidak pantas. "Ini harus segera dihapus. Tidak ada konteks yang dapat membenarkan hal ini," tulisnya.

Sementara itu, aktivis konservatif Riley Gaines menyatakan, "Tuhan tidak dapat diperolok-olok."

Kritik tajam juga disampaikan oleh jurnalis Christian Broadcasting Network, David Brody. "Ini sudah keterlaluan. Ini melampaui batas. Seorang pendukung dapat mendukung misi tersebut dan menolak hal ini," ujarnya.

Konteks Kritik terhadap Paus Leo XIV

Kontroversi ini muncul berdekatan dengan unggahan lain Trump yang mengkritik Paus Leo XIV. Trump menyebut Paus asal Amerika pertama itu "lemah dalam menangani kejahatan" dan "buruk untuk kebijakan luar negeri".

Paus Leo XIV sendiri dikenal sebagai pengkritik operasi militer AS dan Israel di Iran, yang ia sebut sebagai "kekerasan yang tidak masuk akal dan tidak manusiawi". Ia juga pernah menegaskan tidak takut menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Trump.

Sejarah Kontroversi Konten di Truth Social

Ini bukan pertama kalinya Truth Social, platform media sosial milik Trump, dilanda kontroversi terkait konten yang diunggah. Pada Februari lalu, platform itu juga sempat memuat unggahan bernuansa rasis yang menggambarkan Barack dan Michelle Obama sebagai kera.

Konten tersebut akhirnya dihapus setelah mendapat kecaman luas. Gedung Putih sempat membela konten itu sebagai "meme internet" biasa, sebelum akhirnya mengakui adanya kesalahan.

Kasus penghapusan gambar AI Donald Trump yang mirip Yesus ini kembali menyoroti sensitivitas penggunaan simbol agama dalam politik dan potensi kontroversi yang dihasilkan oleh konten buatan kecerdasan buatan.


Halaman:

Komentar