Serangan balasan ini dipicu oleh aksi Iran yang meluncurkan rudal ke beberapa wilayah Israel pada Minggu (7/6/2026) malam. Ini merupakan serangan pertama Iran sejak gencatan senjata berlaku pada 8 April lalu. Ledakan terdengar mengguncang wilayah Haifa dan Nazareth. Militer Israel menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh sistem pertahanan udara yang berhasil mencegat rudal-rudal Iran.
Sebagai langkah antisipasi, otoritas Israel menangguhkan sementara operasional Bandara Ben Gurion di dekat Tel Aviv dan meliburkan seluruh sekolah pada Senin (7/6/2026). Situasi ini memicu kepanikan di kalangan warga, yang diminta untuk mengikuti instruksi keamanan dari otoritas setempat.
Stasiun televisi IRIB melaporkan bahwa serangan rudal Iran merupakan respons atas gempuran Israel terhadap Lebanon. Militer Iran menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlanjut jika Israel melakukan pembalasan atau tidak menghentikan agresinya terhadap Lebanon.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan