Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa partainya sejak awal telah mendeteksi adanya ketidakberesan dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan Hasto menanggapi penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola program MBG.
Hasto mengungkapkan bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap potensi penyelewengan dalam program unggulan tersebut sudah lama terdengar. Menurutnya, suara-suara kritis dari berbagai elemen masyarakat seharusnya menjadi peringatan dini bagi aparat penegak hukum.
"Dari awal, suara-suara kritis masyarakat sudah mengungkapkan hal itu (tata kelola MBG)," ujar Hasto usai menonton bareng film "Ghost in the Cell" di bioskop Metropole XXI, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026).
"Sehingga ketika Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendengarkan aspirasi dari suara-suara kritis, hal itu sebenarnya bisa dicegah sejak awal," tambahnya.
PDIP, lanjut Hasto, sangat prihatin dengan kasus korupsi yang menyeret petinggi BGN tersebut. Partai berlambang banteng moncong putih ini memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Jadi kami sangat-sangat prihatin dan kami memberikan dukungan terhadap seluruh upaya penegakan hukum," tegasnya.
Artikel Terkait
Hadiah Piala Dunia Spanyol Rp 895 M Terancam Dipotong Pajak 30% oleh AS
Demo Ricuh di Kejagung: Massa Tuntut Penangkapan Febrie Adriansyah
Conor McGregor Rugi Rp1,79 Miliar Usai Taruhan Final Piala Dunia 2026 Gagal
Presiden Prabowo Lantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia