Gempa M7,1 Jepang: Pencarian Korban Dihentikan, Korban Tewas Capai 36 Orang
MULTAQOMEDIA.COM – Otoritas Jepang resmi menghentikan operasi pencarian korban gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,1 yang mengguncang negara tersebut pada Selasa (28/7/2026). Penghentian pencarian ini diumumkan pada Sabtu (1/8/2026), menyusul ditemukannya korban terakhir di reruntuhan bangunan Mal Aeon Kashima, Prefektur Kumamoto, yang meledak dan runtuh akibat kebocoran gas pasca-gempa.
Korban Tewas Capai 36 Orang, Tidak Ada Lagi Korban Hilang
Dengan dihentikannya operasi pencarian ini, jumlah korban tewas akibat gempa bumi Jepang dipastikan mencapai 36 orang. Pihak berwenang memastikan tidak ada lagi laporan warga yang hilang, sehingga proses evakuasi dan penyisiran lokasi bencana dinyatakan selesai.
Proses Evakuasi di Mal Aeon Kashima: 12 Orang Dievakuasi, 7 Tewas
Kantor Badan Penanggulangan Bencana Kumamoto melaporkan bahwa tim SAR berhasil mengevakuasi 12 orang dari lokasi Mal Aeon Kashima. Sayangnya, tujuh di antaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Proses pencarian yang dilakukan selama dua hari terakhir melibatkan berbagai instansi, termasuk dinas pemadam kebakaran, Pasukan Bela Diri Jepang, dan unit kepolisian dari berbagai wilayah.
"Kami melakukan pencarian menyeluruh selama 2 hari terakhir bekerja sama dengan dinas pemadam kebakaran, Pasukan Bela Diri, dan unit kepolisian wilayah lainnya. Kami tidak menemukan orang yang hilang," kata seorang pejabat kepolisian Kumamoto, seperti dikutip dari AFP, Minggu (2/8/2026).
Artikel Terkait
Iran Klaim Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Yordania, Eskalasi Konflik Timur Tengah Kian Memanas
14 Tentara Israel Dihukum Penjara Usai Desersi Massal di Pangkalan Sde Teiman
YouTuber Travel Thailand Hlun Solo Ditemukan Meninggal di Hotel Georgia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Arab Saudi Diam-Diam Bentuk Koalisi Internasional untuk Amankan Laut Merah dari Serangan Houthi