Perundingan gencatan senjata digelar di Malaysia pada Senin, dihadiri langsung Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai dan mitranya dari Kambija Hun Manet. PM Malaysia Anwar Ibrahim memimpin langsung perundingan yang juga dihadiri duta besar Amerika Serikat dan China tersebut.
Kedua negara menegaskan ketentuan gencatan senjata tetap berlaku seraya berharap permusuhan akan berakhir. Kesepakatan yang dicapai di Kuala Lumpur mencakup ketentuan bagi para komandan militer untuk bertemu pada Selasa guna membentuk mekanisme pemantauan perbatasan bersama.
Militer Thailand akan menilai situasi di zona konflik pada Selasa pukul 06.00 waktu setempat. Kemudian pukul 07.00, para komandan dari distrik militer Thailand dan Kamboja akan bertemu untuk membahas normalisasi perbatasan.
Thailand akan menjadi tuan rumah pertemuan Dewan Keamanan Nasional yang membahas gencatan senjata dan keamanan perbatasan
Sumber: inews
Artikel Terkait
Donald Trump Ancam Kuba: Target Berikutnya Setelah Iran? Analisis Lengkap
Bunker Israel Rapuh? Jurnalis India Ungkap Fakta Mengejutkan dari Lapangan
Intelijen Rusia Bantu Iran Serang Situs AS-Israel? Fakta & Dampaknya
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Klaster: Iron Dome Tembus, Bandara Ben Gurion Terbakar