Sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menuduh Anas Al Sharif, bekerja sama dengan kelompok perlawanan Palestina Hamas. Tanpa bukti yang bisa diperanggungjawabkan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebut Al Sharif sebagai teroris karena bertanggung jawab atas serangan roket terhadap warga Israel bulan lalu.
Al Jazeera pada Juli lalu membantah tuduhan bahwa para jurnalisnya, termasuk Al Sharif, bekerja untuk Hamas.
Stasiun televisi itu menyebut alasan Israel sebagai kampanye untuk membenarkan pembunuhan kepada para stafnya yang menyuarakan kebenaran di Gaza
Sumber: inews
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan