Rata-rata yang terluka di kepala dan dada. Mereka dipukuli dengan kayu dan besi. "Saat ini korban sudah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi," tuturnya.
Sebelumnya, massa dari mahasiswa dan aliansi masyarakat melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan gaji anggota DPR dan solidaritas atas meninggalnya driver ojol yang terlindas mobil taktis Brimob di Jakarta. Dalam aksinya, massa merusak fasilitas gedung DPRD Jambi, seperti kaca jendela, dan lampu hias.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar menyesalkan insiden tersebut. "Ini sudah tidak kondusif lagi. Baiknya rekan-rekan pulang saja, belum tentu mereka bertanggungjawab. Ini ada provokatornya," tuturnya.
Awalnya, demonstrasi berjalan damai. Namun situasi mendadak memanas ketika ratusan orang merangsek masuk dan menghantam pagar gedung DPRD Jambi
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri