“Bapak Menteri Perumahan langsung bergerak cepat sekali mencarikan beberapa alternatif dan dipilih oleh ibunda tercinta,” katanya.
Lebih lanjut, Tito mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Di sisi lain, Tito menegaskan, pemerintah akan memastikan proses penegakkan hukum terhadap kasus yang menimpa Affan bisa berjalan dengan transparan. “Kita semua, Kapolri secara terbuka akan melakukannya dengan transparan,” katanya.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyerahkan langsung kunci rumah kepada ibunda Affan, Erlina. Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan keadilan bagi almarhum dan keluarga.
"Beliau (Presiden) berjanji, keadilan pasti ditegakkan ya dengan transparan dan cepat,” tambahnya.
Sebelum acara penyerahan, keluarga almarhum diajak berkeliling oleh pihak pengelola perumahan untuk melihat kawasan sekitar. Setelah itu, mereka menyatakan kesediaannya untuk tinggal di rumah yang dipilih.
Rumah tersebut memiliki luas tanah 60 meter persegi dengan bangunan berukuran 30 meter persegi
Sumber : inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri