Akibat serangan tersebut, Amsal mengalami luka robek cukup parah di bagian kaki kanan. sementara Pandi menderita luka pada tangan dan punggung.
Mendapat laporan dari Fatar, warga bersama aparat kepolisian, TNI, Basarnas, serta perangkat nagari segera menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi korban sudah bersimbah darah. Keduanya berhasil dievakuasi ke RSUD Solok Selatan untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga Rabu (17/9/2025), kondisi keduanya dilaporkan stabil meski masih menjalani observasi medis.
Kapolsek KPGD menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami imbau masyarakat untuk sementara menjauhi perkebunan di sekitar Bukit Batuang Gadang Mudiak Sako. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” katanya
Sumber: inews
Artikel Terkait
Jenazah Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Korban Kecelakaan ATR di Gunung Bulusaraung, Akhirnya Teridentifikasi
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah dalam 2 Malam, Ini Faktanya
Viral WNI Berhijab Jadi Tentara AS: Syifa di National Guard, Risiko Hilang WNI
Barang Pribadi Pramugari Esther Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat IAT di Gunung Bulusaraung