Korban tewas diketahui bernama Timi, mertua pelaku. Ia tewas di lokasi akibat luka bacok di bagian leher. Sementara empat korban luka yakni Miswati (mantan istri pelaku), Miskun (mertua), Eky (ipar korban), dan Arga (keponakan). Mereka dilarikan ke RSUD dr Darsono Pacitan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa bermula saat pelaku mendengar kabar mantan istrinya berencana menikah lagi. Tak terima dengan hal tersebut, pelaku mendatangi rumah keluarga Miswati sekitar pukul 19.00 WIB sambil membawa senjata tajam. Setelah terlibat cekcok, pelaku langsung membabi buta menyerang para korban.
Kepala Desa Temon, Jamiatin, membenarkan peristiwa berdarah tersebut. “Empat korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).
Usai melakukan aksinya, Wawan melarikan diri. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran dan penyelidikan lebih lanjut terkait motif serta kronologi lengkap kejadian ini
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri