“Saya kata benar-benar serius ya. Jangan main-main sama urusan kesehatan anak. Ini kan program. Kasihan. Banyak anak-anak nggak bisa makan, kita mau ngasih makan kok. Rebutan kok. Makanya ada, serius nih,” ujarnya.
Nanik menuturkan, sejak menjabat dirinya sudah dua kali menggelar jumpa pers dan berkomitmen untuk terus terbuka kepada publik. Bahkan mengajak media meninjau langsung proses verifikasi dapur di Cibubur agar isu dapur fiktif bisa dibuktikan di lapangan.
“Supaya untuk menjawab dapur fiktif-dapur fiktif. Lo langsung wawancara sendiri langsung sama itunya, verifikatornya. Ada nggak itu punyanya siapa di situ? Punyanya DPR, anggota DPR siapa di situ? Karena nggak akan terlihat ketika diverifikasi. Paling sesudahnya aja. Tapi mau punyanya jenderal bilang, mau punyanya siapa, kalau melanggar akan saya tutup, saya nggak peduli. Karena ini nyangkut nyawa manusia,” tegasnya
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?